Beranda » Inspirasi Iman » Santapan Rohani Hari Ini » Tuhan Memegang Kendali

Tuhan Memegang Kendali

Bacaan Alkitab, Sabtu, 18 Juli 2026

Yesaya 17-20

Pada waktu itu manusia akan memandang kepada Dia yang menjadikannya, dan matanya akan melihat kepada Yang Mahakudus, Allah Israel; (Yesaya 17:7)

Pada bacaan kitab hari ini kita melihat bangsa Israel dan sekitarnya yang masing masing menunjukkan kekuatannya dan ada kompromi politik diantara bangsa bangsa agar mereka merasa aman. Masing-masing mengandalkan  kekuatan militer, kekayaan  sehingga melupakan Kedaulatan Tuhan.  Tuhan melihat semua ini dan akan menunjukkan kepada mereka tidak ada kekuatan dunia yang memberi rasa aman sejati, semua dapat runtuh dalam seketika bila Tuhan bertindak. Dalam kasih Tuhan ada penghukuman agar setiap bangsa sadar adanya pesan sesuatu dari Tuhan dan pengharapan bahwa manusia akhirnya akan memandang kepada pencipta-Nya. Memang kadang kita sulit untuk mengerti dan mengalihkan pandangan diri sendiri manusia kepada Dia yang berdaulat atas segala sesuatu.

Kasih Tuhan yang besar memperlihatkan kasih karunia yang luar biasa kepada bangsa Mesir yang sebelumnya adalah musuh Israel akhirnya mengenal Tuhan dan menerima berkat-Nya. Jadi bangsa Mesir yang sebelumnya adalah bangsa yang memperbudak umat Allah, Allah menghukum bangsa Mesir dengan mereka merasa takut, bahwa Allah Israel adalah Allah yang mempunyai kuasa atas alam semesta. Ini memperlihatkan kesaksian tujuan Allah bukan hanya sekedar menghukum tetapi juga menyelamatkan kepada bangsa yang berseru kepada-Nya. Kita bersyukur mempunyai Allah yang memulihkan setiap orang yang mau bertobat dan memohon hanya kepada-Nya,

Bagi orang yang pernah mengenal Tuhan dan sekarang merasakan mampu dengan diri sendiri, sehingga  melupakan atau mengabaikan Tuhan. Yesaya 20 mengingatkan kembali bahwa mengandalkan manusia akan membawa kekecewaan karena bersifat sementara. Karena kita juga tahu masing-masing manusia yang kita andalkan pun tidak dapat menyelamatkan dirinya. Mungkin kita mengandalkan jabatan, uang, relasi dan kemampuan atau teknologi yang demikian pesat berubah tetapi mempunyai batas. Kita mempunyai Tuhan dari dahulu, sekarang dan sampai selamanya tidak pernah berubah dan tidak pernah gagal menolong umat-Nya.

Marilah kita belajar untuk senantiasa mengarahkan pandangan kepada Tuhan dalam setiap keadaan. Saat menghadapi kesulitan, percayalah kepada-Nya,  saat keadaan baik, bersyukurlah kepada-Nya. Jangan menaruh harapan utama pada hal-hal duniawi, tetapi kepada Allah yang memegang kendali atas sejarah dan kehidupan kita.

Tuhan Yesus memberkati, Amin.

(MS18072026)

Pokok Doa SRHI GBIK
Sabtu, 18 Juli 2026

  1. Berdoa untuk guru-guru Sekolah Minggu dalam menyiapkan materi pelajaran yang akan disampaikan pada kelas-kelas Sekolah Minggu besok;
  2. Berdoa untuk jemaat GBIK untuk terus setia hadir di kelas-kelas Sekolah minggu dari asuhan sampai senior;
  3. Berdoa untuk negara kita, Indonesia, supaya tetap dalam perlindungan dan pimpinan Tuhan bagi Anggota MPR, DPR dan DPD dapat di pakai Tuhan dalam menyusun Peraturan Perundangan- undangan yang berkualitas sehingga bermanfaat untuk kemajuan Bangsa dan Negara Indonesia.

Pokok Doa untuk Cabang Eklesia, Pelita, Halmahera Utara

  1. Berdoa untuk setiap pergumulan pribadi Jemaat Cabang Eklesia Pelita supaya Tuhan berikan kekuatan dan jalan keluar tepat pada waktunya;
  2. Berdoa untuk pertumbuhan iman Jemaat dan Para Pelayan Tuhan dalam Gereja supaya dapat terus bertumbuh dalam kedewasaan rohani;
  3. Berdoa bagi Gembala Sidang Pdt. Yunus Tuwongadil dan Keluarga supaya diberikan kesehatan, hikmat dan berkat yang cukup dalam menggembalakan jemaat.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *