Bacaan Alkitab, Kamis, 10 September 2026 :
“Celaka atas orang-orang yang merasa aman di Sion, atas orang-orang yang merasa tenteram di gunung Samaria, atas orang-orang terkemuka dari bangsa yang utama, orang-orang yang kepada mereka kaum Israel biasa datang! (Amos 6:1)”
Ada saja orang Kristen yang terjebak mitos, “Orang yang diberkati Tuhan pasti kaya”. Atau dibalik, orang yang mapan pasti diberkati Tuhan. Allah bisa memberkati kita dengan kekayaan. Namun, tidak semua kekayaan merupakan berkat Allah atas usaha dan pekerjaan yang dilakukan dengan jujur dan adil. Ada orang yang kaya karena hasil kejahatannya. Contoh korupsi, Kekayaan seperti ini jelas bukan berkat Tuhan, tetapi justru layak jadi sasaran penghukuman-Nya.
Sejak pasal 2 nabi Amos berulang kali mengecam penindasan yang dilakukan kelas berkuasa di Israel atas orang yang lemah dan miskin. Kini, kecaman itu kembali diulangi dengan beberapa catatan. Pertama, yang akan dihukum Allah bukan hanya orang-orang kaya di Israel Utara, tetapi juga orang-orang kaya di Sion alias Yerusalem, di Yehuda. Seruan penghukuman Allah ini juga menegaskan bahwa ibadah yang disertai dengan kehidupan mewah yang penuh dosa takkan mencegah datangnya penghukuman Allah. Kedua, di sini celaka yang akan menimpa mereka itu dijabarkan secara lebih gamblang (ayat 7-14). Secara tak langsung Israel diingatkan bahwa mereka tidak lebih kuat dari kerajaan-kerajaan dan kota-kota lain yang telah ditaklukkan Asyur. Semua ini menegaskan bahwa kemapanan dan kekayaan ekonomi takkan berguna jika Allah menolak ibadah mereka dan telah memutuskan untuk menghukum mereka.
Nas ini sangat relevan dengan gereja masa kini. Wajar jika kita berusaha untuk menyehatkan arus keuangan gereja kita. Tanpa dukungan finansial, gereja tidak bisa membiayai pendeta dan berbagai bidang pelayanan gereja. Nas yang kita baca tak melarang kita untuk berjuang agar gereja kita berkecukupan. Namun nas ini mengingatkan kita bahwa kecukupan finansial gereja tak ada gunanya jika kita tidak membela dan memperjuangkan keadilan bagi orang-orang di sekitar kita, entah yang sudah percaya ataupun yang belum. Kita dipanggil untuk menjadi garam (Mat. 5:13), sehingga “kebenaran dan hasil keadilan” menjadi makanan yang menyehatkan dan menyegarkan.
(KS10092026)
Pokok Doa SRHI GBIK
Kamis, 10 September 2026
- Mendoakan para pelayan di Ibadah hari Minggu nanti supaya dapat mempersiapkan diri dengan baik dan memberi pelayanan yang terbaik untuk Tuhan.
- Berdoa bagi para guru Sekolah Minggu supaya diberi hikmat mengajar di hari Minggu besok lusa.
- Berdoa bagi Kementerian Kesehatan dan Lembaga yang bergerak di bidang kesehatan, baik milik Pemerintah maupun Swasta dapat melayani masyarakat dengan takut akan Tuhan.
Pokok Doa untuk Saudara Angkat GBI Sion Jember
- Berdoa untuk setiap pergumulan Jemaat, baik permasalahan pribadi maupun kerinduan Jemaat kiranya Tuhan memberikan jalan keluar dan jawaban tepat pada waktunya sesuai kehendak Tuhan.
- Berdoa supaya Jemaat yang sudah lama tidak bergereja dapat kembali datang bersekutu dan Tuhan tambahkan jiwa-jiwa yang baru sehingga GBI Sion Jember dapat semakin berkembang.
- Doakan pelayanan Bpk. Kharis Setiawan supaya diberikan kesehatan, hikmat dan kemampuan dalam menggembalakan jemaat GBI Sion Jember.
