Bacaan Alkitab, Jumat, 03 Juli 2026
Amsal-amsal Salomo. Anak yang bijak mendatangkan sukacita kepada ayahnya, tetapi anak yang bebal adalah kedukaan bagi ibunya. Harta benda yang diperoleh dengan kefasikan tidak berguna, tetapi kebenaran menyelamatkan orang dari maut. Tuhan tidak membiarkan orang benar menderita kelaparan, tetapi keinginan orang fasik ditolak-Nya. Tangan yang lamban membuat miskin, tetapi tangan orang rajin menjadikan kaya. Siapa mengumpulkan pada musim panas, ia berakal budi; siapa tidur pada waktu panen membuat malu. Berkat ada di atas kepala orang benar, tetapi mulut orang fasik menyembunyikan kelaliman. (Amsal 10:1-5)
Pembaca SRHI yang dikasihi Tuhan, di atas adalah sebagian kecil dari Amsal-Amsal Raja Salomo yang kita kenal sebagai raja yang oleh Allah diberi hikmat sesuai dengan permintannya kepada Allah. Berapapun usia Anda saat ini pasti Anda pernah berada di masa sebagai seorang anak. Yang menjadi pertanyaan sekarang apakah Anda merasa Anda adalah seoang anak yang menjadi kesayangan Ibu Anda atau Anak kesayangan Ayah Anda. Mungkin Saudara berkata Anda adalah anak kesayangan kedua orang tua Anda. Baik sekali tetapi pada hari ini raja Salomo meminta kita untuk menentukan salah satu dari kedua oang tua kita yaitu kesayangan Ibu atau “anak emas” Ayah. Rupanya tidak terlalu sukar untuk mengetahuinya karena Raja Salomo memberikan kepada kita kriteria siapa yang menjadi anak kesayangan Ibu dan siapa yang menjadi anak kesayangan Ayah. Raja Salomo menulis; Amsal-amsal Salomo. Anak yang bijak mendatangkan sukacita kepada ayahnya, tetapi anak yang bebal adalah kedukaan bagi ibunya. Dalam Amsal 10 ini ada beberapa kriteria yang dikmaklumkan oleh Raja Salomo, siapa yang menjadi kesayangan sang ayah dan siapa yang menjadi kebanggaan Ibu. Mari coba kita daftarkan:
I. Anak Kesayangan AYAH
- Anak yang memiiki hikmat /Berhikmat/Bijaksana
- Tuhan tidak membiarkan orang benar menderitan kelaparan
- Tidak berbuat kefaSikan
- Tangan yang lamban membuat miskin => orang malas
- Orang yang rajin diberkati Tuhan dan disukai ayahnya
- Orang yang bekerja keras pada musim Panas
- Berkat ada di atas kepala orang benar Selalu berusaha berbuat kebenaran.
II. Anak Kesayangan IBU
- Anak yang bebal / jahat mendukacitakan Ibunya => tidak disayang Ibunya => menduka citakan Ibunya
- Tuhan tidak mmbiarkan orang benar menderita
- Orang yang tidak berbuat kefasikan orang yang lurusjalannya di hadapan Tuhan.
- Tangan yang tidak berbuat kefasikan.
- Tangan yang lamban membuat miskin => orang malas
- Orang yang bekerja keras pada musim Panas (Rajin)
- Berkat ada di atas kepala orang benar Selalu berusaha berbuat kebajikan,
Nah mungkin Anda akan berkata semua kriteria yang menjadi anak kesayang ayah juga kriteria anak yang dikasihi ibu. Benar sekali sebagai keluarga yang benar dihadapan Allah kita sebagai orang tua harus menuntun anak-anak kita hidup benar di hadapan TUHAN. Kalau kita menuntun mereka untuk hidup benar dihadapan kita sebagai orang tua, mereka akan hidup dalam damai sejahtera.
Raja Salomo menulis dalam Amsal 22:6 “Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.
(JET03072026).
Pokok Doa SRHI GBIK
Jumat, 03 Juli 2026
- Berdoa untuk keluarga-keluarga jemaat agar tetap harmonis dan menjadi tempat yang aman bagi anak-anak untuk bertumbuh.
- Berdoa bagi setiap anak yang mengikuti SIL agar mereka dapat bersukacita, menjalin pertemanan yang baik, dan firman Tuhan tertanam di hati mereka.
- Berdoa untuk pemulihan ekonomi masyarakat kecil dan UMKM agar semakin berdaya dan sejahtera.
Pokok Doa untuk BPW Pengharapan Birinoa, Halmahera Utara
- Berdoa untuk Jemaat yang sedang mengandung, Tuhan memberkati dengan pertumbuhan janin yang sempurna dan diberikan kelancaran dan kemudahan saat melahirkan.
- Berdoa untuk proses pembuatan teras gereja, Tuhan memberkati segala hal yang dibutuhkan.
- Berdoa untuk Pdt. Defretes Patty supaya diberikan kesehatan dan hikmat Tuhan dalam menggembalakan jemaat serta dicukupkan dalam memenuhi keperluan hidup sehari-hari dan pelayanan.

