Beranda » Inspirasi Iman » Santapan Rohani Hari Ini » Kasih yang Tidak Pernah Gagal untuk Orang yang Tidak Setia

Kasih yang Tidak Pernah Gagal untuk Orang yang Tidak Setia

Bacaan Alkitab, Jumat, 04 September 2026 :

Hosea 9-11

“Ketika Israel masih muda, Kukasihi dia, dan dari Mesir Kupanggil anak-Ku itu. Makin Kupanggil mereka, makin pergi mereka itu dari hadapan-Ku; mereka mempersembahkan korban kepada para Baal, dan membakar korban kepada patung-patung. Padahal Akulah yang mengajar Efraim berjalan dan mengangkat mereka di tangan-Ku, tetapi mereka tidak mau insaf, bahwa Aku menyembuhkan mereka. Aku menarik mereka dengan tali kesetiaan, dengan ikatan kasih. Bagi mereka Aku seperti orang yang mengangkat kuk dari tulang rahang mereka; Aku membungkuk kepada mereka untuk memberi mereka makan. (Hosea 11:1-5 )

Ketika kita membaca Kitab Nabi Hosea, yaitu kitab yang kita percayai ditulis oleh Nabi Hosea sesuai dengan pimpinan Roh Kudus.  Saat kita mempelajari kitab Hosea pasal 11 hari ini, kita diberi gambaran tentang hati Allah dan kepedulian-Nya terhadap umat-Nya. Hosea berbicara atas nama Tuhan, berkata: “Ketika Israel masih muda, Kukasihi dia, dan dari Mesir Kupanggil anak-Ku itu.  Makin Kupanggil mereka, makin pergi mereka itu dari hadapan-Ku;  mereka mempersembahkan korban kepada para Baal, dan membakar korban kepada patung-patung.  Padahal Akulah yang mengajar Efraim berjalan dan mengangkat mereka di tangan-Ku, tetapi mereka tidak mau insaf, bahwa Aku menyembuhkan mereka. (Catatan : Efraim dalam Alkitab adalah putra kedua Yusuf dan Asnat yang keturunannya menjadi salah satu suku dari 12 suku bangsa Israel.)

Dari pembukaan Hosea pasal 11  ini kita menyaksikan betapa baik dan sabarnya Allah terjadap umat -nya.  Betapa menyedihkan melihat bagaimana sambutan umat Allah terhadap perhatian dan kasih Allah.  Semakin Allah memanggil mereka,  semakin jauh mereka berpaling  dari Allah.  Mereka pergi meninggalkan Allah.  Mereka justru mempersembahkan korban-korban kepada Baal, dan membakar korban kepada ptutung-patung.  Suatu penyembahan yang sangat ditentang oleh Tuhan.

Secara ilustratif Allah memperagakan bagaimana Allah menyatakan kasih dan perhatian-Nya kepada bangsa Isael. Allah berkata: ”Aku menyembuhkan mereka.  Aku memimpin mereka dengan tali kasih sayang manusia, dengan ikatan kasih.  Akulah yang menyembuhkan mereka tetapi mereka, tidak menyadarinya. Aku mengangkat kuk dari leher mereka dan membungkuk memberi mereka makan”.

Di sini Tuhan mengingat masa muda Israel sebagai seorang ayah yang penuh kasih, mengingatkan masa kecil anak-Nya dan masa-masa bahagia yang mereka alami.  Tuhan peduli kepada bangsa Israel dengan cara ini, Tuhan berfirman: “Aku mengasihi mereka”.  Aku memanggil mereka keluar diari Mesir. Allah mengutus Musa untuk membebaskan mereka dari perbudakan di Mesir.  Sesungguhnya ini adalah ayat yang sangat penting dan luar biasa yang digenapi dalam Perjanjian Baru.

Injil Matius mengatakan bahwa pada akhirnya ayat ini digenapi oleh Tuhan Yesus ketika Allah Bapa melindungi Tuhan Yesus dan mengutus Maria dan Yusuf ke Mesir. Untuk tinggal di sana sampai Herodes meninggal. Dari segala yang dilakukan oleh Allah  kepada bangsa Israel yang tidak setia, kita menyaksikan kasih Allah yang tanpa syarat.  Dia mengasihi kita dengan kasih yang setia.  Mari mempercayakan hidup Anda kepada Allah yang memiliki kasih yang tiada batasnya.  

(JET04092026)

Pokok Doa SRHI GBIK
Jumat, 4 September 2026

  1. Berdoa untuk Jemaat yang kehilangan orang yang dikasihi, Tuhan memberikan kekuatan dan penghiburan.
  2. Doakan pelayanan GBIK melalui media sosial: youtube, instagram, website dll, supaya dapat menjangkau dan memberkati banyak orang.
  3. Berdoa untuk Pelayanan RS Baptis: Batu, Kediri, Lampung serta Klinik Baptis yang ada di Ungaran dan Kupang supaya dapat beroperasi dengan baik dan menjangkau jiwa untuk diselamatkan.

Pokok Doa untuk Cabang Alfa Omega, Gamhoku – Halmahera Utara

  1. Doakan supaya Jemaat ikut serta dalam ber-PI melalui kehidupan yang benar di tengah masyarakat, memancarkan kasih Tuhan Yesus Kristus kepada sesama.
  2. Berdoa supaya melalui pembekalan guru SM setiap 2 minggu sekali (hari Sabtu) yang diisi oleh pak Nehemia dan pak Fredy dapat menolong para guru SM semakin siap mengajar SM.
  3. Berdoa untuk Gembala Sidang (Pdm. Nehemia Abdiel) supaya Tuhan memberikan kesehatan, hikmat dan kebijaksanaan untuk dapat terus melayani dengan penuh sukacita dan sepenuh hati untuk memajukan kualitas dan kuantitas jemaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *