Bacaan Alkitab: Rabu, 01 Juli 2026
Amsal 4:23
Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali begitu sibuk menjaga banyak hal: menjaga kesehatan, pekerjaan, keluarga, harta benda, bahkan nama baik. Semua itu memang penting, tetapi firman Tuhan mengingatkan bahwa ada satu hal yang jauh lebih penting untuk dijaga, yaitu hati. Mengapa? Karena hati adalah pusat dari seluruh kehidupan manusia. Apa yang memenuhi hati akan memengaruhi cara berpikir, berbicara, bertindak, bahkan menentukan arah hidup seseorang. Ketika hati dipenuhi kasih, iman, dan pengharapan, kehidupan akan memancarkan damai sejahtera. Sebaliknya, hati yang dikuasai kepahitan, iri hati, kesombongan, atau dosa akan menghasilkan kehidupan yang penuh kekacauan.
Amsal 4 merupakan nasihat seorang ayah kepada anaknya agar mengejar hikmat dan menjauhi jalan orang fasik. Di tengah nasihat tersebut, Salomo memberikan penekanan yang sangat penting: “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan.” Kata “menjaga” menunjukkan tindakan yang terus-menerus dan penuh perhatian, seperti seorang penjaga yang tidak pernah lengah melindungi sebuah benteng. Demikian pula orang percaya dipanggil untuk menjaga hati dari segala sesuatu yang dapat merusak hubungan dengan Tuhan. Di zaman yang penuh dengan godaan, informasi yang tidak membangun, serta berbagai nilai yang bertentangan dengan firman Tuhan, menjaga hati menjadi sebuah kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.
Menjaga hati berarti berhati-hati terhadap apa yang kita lihat, dengarkan, pikirkan, dan izinkan tinggal di dalam diri kita. Pikiran yang terus dipenuhi firman Tuhan akan membentuk hati yang benar. Karena itu, kita perlu membangun disiplin rohani melalui doa, pembacaan Alkitab, persekutuan dengan sesama orang percaya, dan kepekaan terhadap suara Roh Kudus. Saat hati dijaga oleh firman, kita akan memiliki kemampuan untuk membedakan yang benar dan yang salah serta tetap teguh menghadapi berbagai pencobaan hidup. Hati yang terpelihara juga akan terlihat melalui buah kehidupan. Perkataan menjadi lebih bijaksana, tindakan dipenuhi kasih, keputusan diambil berdasarkan kehendak Tuhan, dan sikap hidup mencerminkan karakter Kristus. Sebaliknya, ketika hati tidak dijaga, dosa sering kali bermula dari hal-hal kecil yang dibiarkan tumbuh hingga akhirnya menguasai kehidupan. Oleh sebab itu, menjaga hati bukanlah tugas sesekali, melainkan panggilan setiap hari bagi setiap orang percaya yang ingin hidup berkenan kepada Tuhan.
Bapak/Ibu yang terkasih dalam Yesus Kristus, renungan ini menjadi sebagai pengingat bagi kita untuk selalu memeriksa kondisi hati kita di hadapan Tuhan. Mintalah Roh Kudus menyelidiki setiap motivasi, membersihkan setiap dosa yang tersembunyi, dan memenuhi hati kita dengan kasih, kebenaran, serta hikmat dari Allah. Ketika hati kita tetap tertuju kepada Tuhan, kehidupan yang terpancar pun akan menjadi berkat bagi banyak orang dan memuliakan nama-Nya.
Amin, Tuhan Yesus Memberkati.
(RKM01072026)
Pokok Doa SRHI GBIK
Rabu, 1 Juli 2026
- Berdoa agar setiap jemaat diberikan hikmat dalam mengelola keuangan dan berintegritas dalam pekerjaannya masing-masing di tengah tantangan ekonomi global.
- Berdoa untuk pelaksanaan Sekolah Injil Liburan (SIL) yang dimulai hari ini agar dapat berjalan dengan baik dan lancar. Doakan agar setiap panitia dan pengajar dipenuhi hikmat dalam membimbing anak-anak untuk semakin mengenal Tuhan dan karyaNya.
- Berdoa bagi para pemimpin bangsa agar senantiasa takut akan Tuhan dan jujur dalam menjalankan tugas negara.
Pokok Doa untuk Saudara Angkat GBI Sion Jember
- Berdoa untuk pergumulan Ibu Yosi (78 tahun) dan Bpk. Andreas (56 tahun) supaya siap dan berani mengambil keputusan serta kembali menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamatnya.
- Berdoa agar kegiatan gereja Baptis Sion Jember dapat diaktifkan kembali dan terealisasi dengan baik (Jam Doa, KPW & Sekolah Minggu serta penginjilan).
- Berdoa untuk pelayanan Bpk. Kharis Setiawan dan Keluarga di GBI Sion Jember, Tuhan memberikan hikmat, kuasa Roh Kudus dan kemampuan dalam menggembalakan dan mengrmbangkan Jemaat GBI Sion Jember.

