Beranda » Inspirasi Iman » Santapan Rohani Hari Ini » Penjaga Pintu Bibir

Penjaga Pintu Bibir

Bacaan Alkitab, Senin, 29 Juni 2026

Mazmur 140-145

“Awasilah mulutku, ya TUHAN, berjagalah pada pintu bibirku! (Mazmur 141:3)

Mazmur 141 merupakan doa ratapan pribadi Daud, saat ia berada dalam situasi yang penuh tekanan karena dikelilingi oleh orang-orang fasik yang berniat menjatuhkannya (ayat 4). Namun menariknya, sebelum Daud meminta perlindungan dari ancaman luar (musuh-musuhnya), ia terlebih dahulu meminta perlindungan dari ancaman dalam yaitu lidah dan hatinya sendiri. Daud tau betul bahwa tekanan yang hebat sering kali memicu manusia merespons dengan cara yang salah seperti mengeluh, mengutuk, berbohong, atau membalas kejahatan dengan perkataan yang tajam. Daud tau bahwa respon yang keluar melalui ucapan bukanlah sekadar ucapan semata namun akan memiliki dampak bagi dirinya sehingga ia ingin berhati-hati agar ia tidak jatuh karena ucapannya sendiri.

Daud memakai 2 kata kerja yang sangat menarik untuk kita pahami bersama yaitu “awasilah” dan “berjagalah”. Kata pertama “awasilah – shitah” yang digunakan memiliki makna kata yang sama dengan tugas seorang penjaga gerbang kota atau benteng yang menjaga tembok kota atau pertahanan suatu bangsa. Dan uniknya Daud memposisikan mulutnya seperti sebuah gerbang kota yang sedang dikepung yang sangat riskan dan rapuh terbobol oleh musuh kalau-kalau penjaga gerbang tertidur dan musuh akan dengan mudah menyusup masuk. Daud sadar ia tidak cukup kuat untuk menjadi penjaga itu sendirian, karena itu ia meminta Tuhan yang menjadi Kepala Pengawal atas mulutnya.

Jika kata “awasilah” mengacu kepada penjaga gerbang, maka kata “pintu bibir – dal sefatai” mengacu kepada “pintu yang berayun” (seperti pintu gerbang atau pintu bait suci) yang dijaga oleh penjaga gerbang. Dengan urutan kata tersebut, maka kita dapat merangkai sebuah makna indah yaitu Daud sedang menyamakan dirinya dengan Bait Suci karena didalam Bait Suci tidak sembarang orang atau barang boleh masuk dan keluar; harus ada penyaringan yang ketat oleh kaum Lewi. Dengan meminta Tuhan menjaga “pintu bibir” maka sebenarnya Daud sedang merindukan agar setiap kata yang keluar dari mulutnya berfungsi seperti korban ukupan yang harum di hadapan Allah yang telah terawasi dan tersaring dengan baik (seperti yang ia sebutkan di ayat 2).

SRHI kali ini mengingatkan kita agar dapat “menjaga mulut” sehingga tidak jatuh didalam dosa yang sama seperti orang-orang fasik (Mazmur 140). Namun tentu saja kita perlu meminta pertolongan Tuhan agar Ia menolong menjaga pintu bibir kita agar apa yang keluar dari mulut kita selalu mempermuliakan-Nya.

Ketika Daud berdoa “awasilah mulutku” ia sebenarnya sedang berkata: “Tuhan, filterlah hatiku. Jangan biarkan keakuan, kedagingan dan kepahitan yang di dalam hatiku keluar dan merusak orang lain; dan jangan juga biarkan provokasi dari luar memancingku untuk berdosa” – Matius 12:34.

Dengan demikian marilah kita meminta Tuhan untuk dapat menjaga pintu bibir kita agar kita tidak berdosa sehingga kita dapat mempermuliakan nama-Nya walau kita sedang diperhadapkan dengan kemungkinan-kemungkinan untuk berbuat dosa seperti membalas cibiran orang, membalas fitnahan maupun mengeluarkan umpatan-umpatan yang lahir dari emosi sesaat.

Tuhan Yesus memberkati

YG290626

Pokok Doa SRHI GBIK
Senin, 29 Juni 2026

  1. Mengucap syukur atas terlaksananya Ibadah Minggu yang dilayani oleh Pria Baptis dan telah berjalan dengan baik, kiranya Nama Tuhan saja yang dimuliakan dan Jemaat yang hadir dapat menikmati dan mendapat berkat rohani.
  2. Berdoa untuk persiapan dan pelaksanaan Sekolah Injil Liburan yang akan dilaksanakan tanggal 1 – 4 Juli 2026, Tuhan memberkati Panitia dan Peserta supaya diberikan kesehatan, kekompakan dan sukacita selalu.
  3. Doakan untuk Lembaga Negara yang bertugas untuk melakukan Pengawasan Keuangan Negara (KPK, BPK, PPATK dan Lembaga Pengawas lainnya), kiranya memiliki hati yang takut akan Tuhan.

Pokok Doa untuk Cabang Purwonegoro, Jawa Tengah

  1. Berdoa untuk pertumbuhan kualitas iman seluruh jemaat Cab. Purwonegoro.
  2. Doakan untuk penjangkauan dan penginjilan yang dilakukan oleh Gembala dan Jemaat supaya dapat dilancarkan, dilindungi, dan Tuhan menyertai sehingga semakin banyak jiwa yang diselamatkan.
  3. Berdoa untuk pelayanan Pdm. Eko Mugi Kristianto dan Keluarga supaya Tuhan memberikan kesehatan, hikmat dan kemampuan dalam menggembalakan Jemaat Cabang Purwonegoro.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *