Bacaan Alkitab, Selasa, 28 Juli 2026 :
Tuhan Allah telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid. (Yesaya 50:4)
Murid memiliki tugas utama untuk belajar dalam hidupnya. Belajar pada umumnya dilakukan seorang murid di sekolah, tetapi acap kali seorang murid mendapatkan pelajaran dari tempat lain. Lantas bagaimanakah seharusnya seorang murid yang baik? Apakah yang dikatakan oleh Firman Tuhan tentang lidah dan pendengaran seorang murid? Hal apa yang menjadi penting untuk dipelajari?
Yesaya mengatakan perkataan Tuhan tentang seorang murid: Tuhan Allah telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid. (Yesaya 50:4). Yesaya mencatat bahwa lidah dan pendengaran seorang murid haruslah digunakan dengan tepat.
Lidah dikatakan digunakan untuk memberikan semangat kepada orang yang letih lesu. Yesaya sebagai nabi harus menyampaikan perkataan Tuhan kepada bangsa Israel. Perkataan ini berisi hal yang baik dan buruk makanya Yesaya diminta untuk mengolah kata-katanya dengan baik. Perkataan Yesaya diminta untuk membangkitkan semangat kepada yang letih lesu. Firman Tuhan yang berisi hal yang baik pastilah dengan mudah disampaikan untuk memberi semangat, tetapi yang susah adalah ketika menyampaikan hal yang buruk. Hal yang buruk disampaikan Yesaya haruslah dikemas sedemikian rupa untuk menyadarkan dan memberikan semangat untuk bangsa Israel melakukan perubahan.
Pendengaran Yesaya pun diarahkan untuk dilatih. Nabi haruslah menyampaikan pesan Tuhan dengan jelas dan tidaklah salah. Maka Yesaya diarahkan untuk mempertajam pendengarannya. Mendengarkan yang dikatakan disini seperti seorang murid. Seorang murid yang baik seharusnya mendengarkan penjelasan gurunya dengan baik. Demikian juga yang diminta kepada Yesaya, haruslah dia menjadi pendengar yang baik layaknya seorang murid. Memasang telinga untuk mendengarkan Firman Tuhan dan mendengarkan keluhan setiap orang yang letih lesu.
Orang percaya harus memiliki lidah yang memberikan semangat dan pendengaran yang baik. Hal ini diperlukan untuk menjadikan hidup pribadi dan orang lain menjadi lebih baik. Lidah yang memberi semangat akan membuat orang lain terbangun dari keadaan yang sulit dihadapi. Dengan perkataan yang baik maka akan timbul semangat baru bagi pendengarnya. Pendengaran yang baik juga diperlukan karena dengan ini menerima ajaran dan mendengar curahan hati orang lain.
Pembaca SRHI, apakah saudara sudah memiliki lidah yang memberi semangat dan pendengar yang baik layaknya seorang murid? Hiduplah dengan menjadi berkat dengan memberikan semangat orang-orang yang sudah letih lesu. Memberikan semangat, motivasi dan dukungan akan membuat orang lain merasa terdorong untuk menjalani hidup lebih baik dan memiliki pengharapan. Selain daripada itu menjadi pendengar yang baik juga bisa dilakukan dalam menolong orang yang letih lesu dengan mendengarkan setiap kisah hidupnya. Menjadi murid yang mendengarkan dengan baik juga menjadikan saudara lebih mengerti akan Firman Tuhan. Mari jadilah murid yang memiliki lidah dan pendengaran yang baik. God bless.
(FRD280726)
Pokok Doa SRHI GBIK
Selasa, 28 Juli 2026
- Berdoa agar Jemaat GBIK selalu memiliki hati yang tulus, penuh kasih, serta dalam bertindak selalu berdasarkan hikmat dan penyertaan Roh Kudus.
- Berdoa untuk persekutuan WBI dan PBI hari ini agar dapat berjalan dengan baik. Doakan Pembicara, MC, pemusik dan cuaca yang baik sehingga banyak jemaat yang hadir.
- Doakan para penegak hukum di Indonesia agar selalu adil, jujur, dan tidak pandang bulu dalam menjalankan tugasnya.
Pokok Doa untuk Cabang Sribhawono, Lampung Timur
- Berdoa untuk pekerjaan / usaha jemaat agar Tuhan memberkati dan yang memerlukan pekerjaan supaya Tuhan membukakan pintu berkat.
- Berdoa supaya semua jemaat dapat sehati sepikir dan saling memperhatikan sehingga Gereja semakin bertumbuh.
- Doakan Sdr. Yosua Gura diberikan kesehatan, hikmat dan kuasa Roh Kudus dalam menggembalakan dan mengembangkan Jemaat Sribhawono Lampung.

