Bacaan Alkitab hari ini, Kamis, 24 September 2026 :
“Maka berkatalah ia kepadaku: “Apa yang engkau lihat?” Jawabku: “Aku melihat: tampak sebuah kandil, dari emas seluruhnya, dan tempat minyaknya di bagian atasnya; kandil itu ada tujuh pelitanya dan ada tujuh corot pada masing-masing pelita yang ada di bagian atasnya itu (Zakharia 4:2).
Bagaimana seorang pemimpin bisa memimpin umat Tuhan dengan teguh dan tegar walau tantangannya setinggi gunung dan sedalam lembah? Tentu bukan dengan mengandalkan kekuatan sendiri, pengalaman pribadi ataupun keterampilan-keterampilan yang dilatih semata-mata, tetapi dengan sepenuhnya mengandalkan Tuhan.
Zakharia melihat kandil emas berlampu tujuh dengan tempat minyaknya. Setiap lampu memiliki tujuh lubang tempat nyala api. Secara keseluruhan ada empat puluh sembilan nyala api kalau kandil ini dinyalakan! Bayangkan betapa terangnya! Kandil tersebut bisa menyala begitu terangnya karena selalu ada persediaan minyak yang tak habis-habis. Itulah nubuat untuk Zerubabel, keturunan raja Daud. Ia akan menyelesaikan pembangunan bait Allah dan mengatasi semua masalah yang ada “Siapakah engkau, gunung yang besar? Di depan Zerubabel, engkau menjadi tanah rata” (ayat 7-10). Hal itu terjadi “Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan Roh-Ku” yang hadir menyertai Zerubabel (ayat 6).
Dari penglihatan ketiga dan keempat, menjadi jelas siapa figur mesianik yang dilambangkan oleh dua dahan pohon zaitun (ayat 3, 12-14), yaitu imam besar Yosua dan keturunan raja Zerubabel. Keduanya berperan besar dalam perampungan pembangunan bait Allah (lih. Hag. 1:14). Zakharia mendapatkan juga penjelasan mengenai permata bermata tujuh yang menunjuk kepada “mata TUHAN, yang menjelajah seluruh bumi” (ayat 10b). Ketujuh mata permata itu dimengerti sebagai pengawasan Tuhan bahwa pembangunan bait Allah itu akan membawa efek kosmis, yaitu pembangunan kerajaan-Nya di muka bumi ini.
Penglihatan-penglihatan yang dilihat Zakharia adalah penyataan penting mengenai penggenapan rencana Allah buat umat Israel pascapembuangan. Buat kita umat Tuhan masa kini, karya pemulihan Tuhan sudah digenapi dalam diri Kristus, di mana figur imam besar dan raja menyatu
(KS24092026)
Pokok Doa SRHI GBIK
Kamis, 24 September 2026
- Berdoa bagi jemaat GBIK yang sudah sepuh (lanjut usia) agar terus diberikan kesehatan dan sukacita dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
- Berdoa untuk kegiatan Retreat Persekutuan Harmony GBIK yang akan dilaksanakan di Villa Larasjati 1 Megamendung, Bogor pada tanggal 25-26 September 2026. Kiranya Tuhan Yesus memberkati seluruh acara, pembicara, memberikan cuaca yang baik, menyertai perjalanan dan setiap keluarga yang hadir dapat menikmati acara dengan penuh sukacita.
- Berdoa kiranya Tuhan memberikan rasa damai, menghentikan pertikaian dan kekerasan di tanah Papua, khususnya di wilayah yang masih mengalami gangguan keamanan. Tuhan melindungi masyarakat Papua, terutama warga sipil, anak-anak, perempuan, lansia, tenaga kesehatan, guru, dan para pekerja.
Pokok Doa untuk BPW Pemuridan, Sidikalang, Dairi – Sumatera Utara
- Berdoa untuk jemaat yang berada di luar kota (Putri & Yove) supaya tetap memelihara imannya dan Tuhan menjaga serta melindungi mereka.
- Doakan untuk bertambahnya jumlah Jemaat dan yang bersedia melayani di BPW Pemuridan Sidikalang.
- Doakan pelayanan Bpk. Samuel Paradongan Purba beserta keluarga supaya Tuhan berikan kesehatan, hikmat dan kemampuan dalam menggembalakan jemaat, serta tercukupi semua kebutuhan hidup sehari-hari.
