Beranda » Inspirasi Iman » Santapan Rohani Hari Ini » Berbahagialah Orang yang Miskin di Hadapan Allah

Berbahagialah Orang yang Miskin di Hadapan Allah

Bacaan Alkitab hari ini, Jumat, 02 Oktober 2026 :

Matius 5-7

“Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepadaNya. Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kataNya. “Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga”. (Matius 5:1-3)


Pembacaan Alkitab kita hari ini adalah Matius pasal 5 sampai pasal 7. Tema pasal ini adalah Khotbah Tuhan Yesus di atas bukit dengan tema BERBAHAGIA. Bagian ini dimulai dengan: “Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. Maka Yesuspun mulailah berbicara dan mengajar”. Kalau kita perhatikan dengan seksama maka khotbah Tuhan Yesus mengenai berbahagia ini adalah khotbah atau ajaran yang berjenjang. Seperti seorang yang menaiki tangga, orang tidak akan mencapai apa yang di atasnya sebelum mengalami / berada pada apa yang ada di bawahnya. Itu sebabnya Tuhan Yesus memulai dengan “Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah”.

Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan, Kita harus memahami apaitu miskin di hadapan Allah. Kata yang diterjemahkan sebagai miskin adalah sangat miskin. Anda tidak yakin dari mana Anda akan mendapatkan cukup uang untuk membayar tagihan Anda dan memenuhi biaya hidup Anda sehari-hari. Kata ini berarti melarat, dan itu berarti Anda tidak punya apa-apa dan Anda mengulurkan tangan Anda, dan jika seseorang tidak memberi Anda sesuatu, Anda tidak akan makan pada hari itu. Itulah arti kata miskin dalam ayat ini. Jadi Tuhan Yesus menyatakan kondisi yang diberkati bagi mereka yang melarat, apa yang dikatakan-Nya miskin dalam di hadapan Allah.

Berbahagialah mereka yang miskin dalam di hadapan Allah karena merekalah yan empunya kerajaan surga. Tidak sulit untuk meyakinkan orang bahwa lebih baik menjadi kaya dari pada miskin. Tidak ada orang yang memilih kemiskinan pasti memilih kekayaan jika mereka punya pilihan. Namun Tuhan Yesus memberitahu kita sesuatu yang luar biasa, bahwa ada berkat khusus bagi mereka yang miskin, yaitu miskin secara rohani di hadapan Tuhan. Seperti yang dikatakan dalam firman Tuhan ini. Orang yang miskin rohani di hadapan Allah menyadari bahwa mereka tidak memiliki aset di hadapan Allah. Mereka mengetahui bahwa mereka bangkrut secara rohani di hadapan Allah.

Jadi orang yang miskin rohani di hadapan Allah menyadari bahwa keperluan mereka harus datang dari luar yaitu dari Tuhan. Mereka tidak memiliki dalam diri mereka sendiri. Menjadi miskin dihadapan Tuhan adalah kita mengakui bahwa kita membutuhkan sesuatu, kita menyadari dalam diri kita sendiri memiliki apa yang kita perlukan.

Pembaca SRHI yang dikasihi TUHAN. Lihatlah betapa indahnya Tuhan Yesus menyampaikan khotbah bahagia ini dengan memulainya demikian: “Berbahagialah Orang Yang Miskin di hadapan Allah” dengan menyadari dan mengakui bahwa seseorang berada dalam keadaan bangkrut secara rohani di hadapan Allah, orang itu memerlukan bantuan Allah, pertolongan Tuhan. Dengan menyadari dan mengakui bahwa dia miskin di hadapan Allah, orang itu memerlukan hikmat dari Tuhan. Dengan menyadari bahwa dia miskin dihadapan Allah orang itu memerlukan pengampunan dari Tuhan, dia memerlukan belaskasihan dari Tuhan Yesus. Dengan menyadari bahwa dia miskin dihadapan Tuhan karena dia seorang yang berdosa, dia memerlukan pengampunan dari Tuhan Yesus, yang telah memberi pengampunan melalui pengorbanan-Nya di kayu salib.
Marilah kita mengucap syukur kepada Tuhan Yesus yang telah menyampaikan khotbah bahagia ini. Mari menghargai dan memelihara kasih pengampunan dari Tuhan Yesus. Tetaplahlah berdoa minta kepada Tuhan agar di hadapan Allah yang Kudus selalu mengingatkan kita bahwa telah tersedia berkat-berkat di hadapan Allah dalam Tuhan Yesus. Ketika kita lemah, datanglah kepada Tuhan Yesus. Tuhan Yesus memberi undangan: “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (Matius 11:28)

(JET02102026)

Pokok Doa SRHI GBIK
Jumat, 02 Oktober 2026

  1. Berdoa bagi keluarga besar Dkn. Christianto Saputro atas berpulangnya Ayahanda terkasih, Alm. Bapak Ignatius Istiyono. Kiranya keluarga besar yang berduka diberikan keikhlasan, kekuatan dan penghiburan.
  2. Berdoa untuk Panitia Kunjungan dan Panitia Tolong Menolong supaya dapat melaksanakan tugas pelayanannya dengan baik sehingga banyak Jemaat yang merasakan sentuhan kasih Tuhan melalui gerejaNya.
  3. Berdoa untuk penanganan korban gempa bumi di NTT supaya Pemerintah beserta lembaga terkait dan masyarakat tetap peduli untuk meringankan penderitaan para korban.

Pokok Doa untuk BPW Filadelfia, Todokuiha, Halmahera Utara

  1. Berdoa supaya Tuhan memberkati pekerjaan maupun usaha yang dilakukan oleh jemaat di BPW Filadelfia. Doakan juga Jemaat yang belum mendapatkan pekerjaan kiranya Tuhan membukakan jalan berkat.
  2. Doakan penjangkauan dan penginjilan melalui KPW tiap bulan dan Ibadah Doa.
  3. Berdoa untuk Sdr. Fredy supaya diberikan kesehatan, hikmat dan kemampuan dalam menggembalakan Jemaat Filadelfia.

One thought on “Berbahagialah Orang yang Miskin di Hadapan Allah”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *