Bacaan Alkitab, Kamis 6 Agustus 2026 :
“Aku akan melakukan pembalasan kepadamu sesuai dengan hasil perbuatanmu, demikianlah firman TUHAN. Aku akan menyalakan api di hutannya yang akan memakan habis segala sesuatu yang di sekitarnya ( Yeremia 21:14)
Dalam Yesaya. 59:1-2, berkata bahwa sebenarnya bukan tangan Tuhan kurang panjang atau telinga-Nya kurang mendengar sehingga Ia tidak menyelamatkan umat-Nya, melainkan karena dosa-dosa umat yang membuat Tuhan tidak mau menolong mereka. Dengan kata lain, Tuhan sebenarnya mengasihi umat-Nya. Ia tidak ingin membinasakan mereka. Namun masalahnya, umat sendiri yang mengeraskan hati, tidak mau bertobat.
Dalam perikop yang lalu, Zedekia mengirim dua utusannya untuk meminta pertolongan Tuhan melalui Yeremia, tetapi Yeremia justru menjawab dengan janji penghukuman. Di bagian ini, Tuhan menyuruh Yeremia pergi ke istana raja untuk mewartakan kabar buruk bahwa Tuhan akan menghukum mereka. Namun sekali lagi, Tuhan memberi kesempatan kepada mereka untuk bertobat. Apa yang harus mereka lakukan? Para pemimpin dan pejabat harus menjalankan fungsi mereka dengan benar, yaitu menegakkan keadilan dan kebenaran bagi umat (22:3). Bila mereka mau sungguh- sungguh menjalankan yang benar sesuai pertobatan mereka, maka hukuman Tuhan batal dilakukan. Sebaliknya takhta Daud akan diperpanjang (ayat 4). Kenyataan bahwa mereka tidak mau bertobatlah yang akhirnya menyebabkan penghukuman tidak terelakkan dan tidak akan dibatalkan. Istana raja dan penghuninya akan dibinasakan karena mereka adalah pemimpin jahat yang telah melupakan perjanjian mereka dengan Tuhan. Oleh sebab itu, Yeremia disuruh memberitahu umat untuk tidak menangisi raja mereka. Salum ialah nama lain dari Yoahas, putra Yosia yang menjadi raja menggantikannya. Dialah raja pertama dari empat raja terakhir Yehuda, yang mengalami pembuangan. Hanya pembuangan Salum bukan oleh Babel melainkan oleh Mesir (ayat 34). Salum menjadi contoh dan peringatan bagi raja-raja sesudahnya.
Alkitab penuh dengan contoh belas kasih Tuhan atas yang bertobat, dan hukuman Tuhan bagi mereka yang keras kepala, tidak mau bertobat. Semoga kita bukan orang yang mengeraskan hati dan tetap dalam dosa sehingga harus dibinasakan!
(KS06082026)
Pokok Doa SRHI GBIK
Kamis, 6 Agustus 2026
- Berdoa agar setiap jemaat GBIK menjadi saksi Kristus melalui perkataan, sikap, dan perbuatan di mana pun berada, sehingga nama Tuhan Yesus dimuliakan.
- Berdoa untuk persiapan dan pelaksanaan acara HUT RI yang ke 81 di GBIK berjalan dengan baik dan lancar, serta banyak jemaat yang berpartisipasi dalam berbagai lomba dan kegiatan.
- Berdoa agar Tuhan memberikan hikmat, kejujuran, dan takut akan Tuhan kepada Presiden, Wakil Presiden dan para menteri dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai lembaga Eksekutif dalam menjalankan program pemerintahan.
Pokok Doa untuk Saudara Angkat – GBI Sion Jember
- Berdoa untuk supaya Tuhan memberkati mata pencaharian Jemaat, baik pekerjaan maupun usaha yang dilakukan sehingga jemaat dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
- Doakan supaya Jemaat yang sudah lama tidak berbakti di GBI Sion Jember dapat kembali beribadah di Gereja dan Tuhan tambahkan jiwa-jiwa yang baru.
- Doakan pelayanan Bpk. Kharis Setiawan supaya diberikan kesehatan, hikmat dan kemampuan dalam menggembalakan jemaat GBI Sion Jember.

