Bacaan Alkitab, Sabtu, 01 Agustus 2026 :
“Berdirilah di jalan-jalan dan lihatlah, tanyakanlah jalan-jalan yang dahulu kala, di manakah jalan yang baik; tempuhlah itu, maka jiwamu akan mendapat ketenangan.” (Yeremia 6:16)
Orang dunia mengatakan banyak jalan menuju ke Roma. Artinya ada banyak cara yang berbeda untuk mencapai satu tujuan yang sama. Ada manusia sudah dalam jalan benar karena tidak melihat jalan itu menuju dengan sesuai cara yang diinginkan, ditengah jalan mereka berbalik memakai jalan lain. Setiap manusia pasti ingin jalan yang mudah, lancar, tidak berbelit sampai kepada tujuan. Dunia yang serba instan akhirnya mempengaruhi manusia memakai caranya sendiri, bahkan menggunakan berbagai macam cara dengan tidak lagi mengindahkan perintah Tuhan. Menjadi pertanyaan kepada kita semua, apakah kita pernah merasakan jalan yang tersesat dalam kehidupan, semula jalan bersama Tuhan, akhirnya melupakan hubungan dengan Tuhan?
Pada bacaan hari ini Allah memanggil Yeremia untuk memperingatkan Yehuda agar bertobat dari dosa sebelum hukuman datang melalui bangsa Babel. Di balik peringatan yang keras, tampak kasih Allah yang masih memberi kesempatan untuk bangsa Israel bertobat. Dosa bangsa Israel tidak sekedar berbuat kejahatan tetapi meninggalkan hubungan dengan Allah. Tetapi kasih dan setia Allah yang begitu besar, tetap memanggil mereka untuk bertobat. Allah menjanjikan pemulihan. Bila janji Tuhan tidak direspon maka Allah akan menghukum bahkan bisa dengan keras, bukan karena Allah membenci, tetapi karena Allah kudus tidak dapat membiarkan dosa terus berlangsung pada umat-Nya.
Dosa yang dilakukan oleh Adam dan Hawa membawa manusia hidup dalam dosa. Dosa telah merusak seluruh lapisan masyarakat bahkan pimpinan Rohani dan hubungan manusia dengan Allah. Tuhan menghendaki kesetiaan, bukan sekadar ibadah lahiriah. Ditengah kesibukan yang padat, sering kita berjalan dengan mode oto pilot tanpa tahu apakah arah hidup kita sudah benar. Tuhan meminta kita berhenti sejenak untuk instropeksi diri.
Memang ditengah dunia gemerlap yang menawarkan banyak “jalan”, Tuhan mengajak kita kembali kepada jalan-Nya. Jalan itu mungkin tidak selalu mudah, tetapi membawa damai, kebenaran, dan hidup. Sebaliknya, ketika mengandalkan hikmat manusia atau mencari kepuasan di luar Tuhan, kita seperti mengisi gelas bocor yang tidak pernah penuh dan memuaskan. Kiranya kita memiliki hati yang peka untuk mendengar firman Tuhan, mau bertobat ketika ditegur, dan setia berjalan di jalan-Nya setiap hari. Jalan yang mula mula merujuk pada kebenaran Allah yang sejati, kekal tidak berubah oleh keadaan zaman. Di tengah dunia yang menawarkan jalan pintas, Tuhan mengajak kita untuk kembali jalan benar, dasar iman yaitu Firman Tuhan dan kesetiaan kepada para pendahulu kita. Kekayaan, pangkat, status sosial tidak membawa kita pada ketenangan selain ketaatan hidup dalam jalan Tuhan. Bila kita memilih jalan yang baik dan benar di mata Tuhan maka ada kedamaian batin yang menjaga hati kita tetap bersandar pada Tuhan walaupun ada badai yang terjadi di luar.
Bagian akhir dari pembacaan alkitab hari ini, adalah jangan keraskan hati, seperti bangsa Israel mengetahui dan sadar jalan yang benar, namun tetap menolak untuk melangkah. Ketenangan Jiwa kita lenyap bukan karena Tuhan tidak memberi petunjuk, tetapi karena kekerasan hati manusia menjauhi Tuhan. Tetaplah di jalan Tuhan yang membawa ketenangan.
Tuhan Yesus memberkati, Amin.
(MSN 01082026)
Pokok Doa SRHI GBIK
Sabtu, 01 Agustus 2026
- Berdoa untuk kegiatan donor darah besok hari Minggu agar darah yang terkumpul dapat menolong banyak orang yang membutuhkan serta menjadi saluran kasih Tuhan.
- Berdoa untuk Rapat Ketua Bagian SM yang akan diadakan besok, agar setiap pembahasan menghasilkan keputusan yang sesuai dengan kehendak Tuhan dan membawa kemajuan bagi pelayanan Sekolah Minggu.
- Berdoa untuk pemuda dan pemudi generasi bangsa supaya diberikan kesehatan, kebijaksanaan, kreativitas, dan kecerdasan serta hati yang takut akan Tuhan untuk kemajuan negara Indonesia.
Pokok Doa untuk Cabang Gerbang Mutiara, Landak, Kalimantan Barat
- Berdoa supaya Tuhan memberkati mata pencaharian Jemaat, baik pekerjaan maupun usaha yang dilakukan sehingga segala kebutuhannya dapat tercukupi, dan bagi Jemaat yang belum mendapatkan pekerjaan kiranya Tuhan membuka jalan berkat.
- Doakan semangat dan kesatuan hati Jemaat dalam bergereja untuk melayani dan memuliakan nama Tuhan.
- Doakan pelayanan Pdt. Timbul Purwono beserta keluarga supaya Tuhan memberikan kesehatan, hikmat dan kemampuan dalam menggembalakan Jemaat Cabang Gerbang Mutiara.

