Bacaan Alkitab hari ini, Jumat, 23 Oktober 2026 :
“Kata-Nya kepada mereka: “Mengapa kamu tidur? Bangunlah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan.” Waktu Yesus masih berbicara datanglah serombongan orang, dan orang yang bernama Yudas, seorang dari kedua belas murid itu, berjalan di depan mereka. Yudas mendekati Yesus untuk mencium-Nya. Maka kata Yesus kepadanya: “Hai Yudas, engkau menyerahkan Anak Manusia dengan ciuman?” (Lukas 22:46-48)
Dalam pembacaan Alkitab kita hari ini terdapat salah satu peristiwa yang seringkali dipertanyakan oleh banyak orang yaitu: “Mengapa Yudas Iskariot rela menghianati Tuhan Yesus? Bukankan Tuhan Yesus adalah Gurunya? Bukankan Yudas sudah mengikut Tuhan Yesus sekitar tiga tahun sama seperti murid-murid yang lain? Bukankah Tuhan Yesus telah memberikan kepercayaan kepadanya sebagai pemegang keuangan kelompok itu? Masih banyak pertanyaan yang timbul termasuk mungkin Anda sendiri pernah menanyakan pertanyaan yang serupa: “Mengapa Yudas tega menghianati Tuhan Yesus”?
Kalau kita membaca dan memelajari Alkitab, kita bisa menemukan beberapa alasan mengapa Yudas rela menghianati Yesus dengan menyerahkan Yesus kepada pemimpim-pemimpin agama Yahudi dengan imbalan uang sebesar tigapuluh keping perak?
- Yudas rela menghianati Tuhan Yesus karena Yudas ingin uang. Kalau kita baca Alkitab, kita menemukan ada beberapa kali Alkitab mencatat bahwa Yudas menyalah-gunakan uang yang dipercayakan kepadanya.
Dalam Injil Yohanes 12:3-6 kita membaca bawa enam hari sebelum Paskah Yesus berada di rumah Lazarus yang pernah dibangkitkan Yesus dari antara orang mati. Di situ diadakan perjamuan untuk Dia dan Marta melayani. Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus, dan menyekanya dengan rambutnya; bau minyak semerbak di seluruh rumah itu. Tetapi Yudas Iskariot, seorang dari murid-murid Yesus, berkata “Mengapa minyak narwastu ini tidak dijual tiga ratus dinar dan uangnya diberikan kepada orang-orang miskin?” Hal itu dikatakannya bukan karena ia memperhatikan nasib orang-orang miskin, melainkan karena ia adalah seorang pencuri; ia sering mengambil uang yang disimpan dalam kas yang dipegangnya.
Jadi itu salah satu alasan mengapa Yudas menghianati Yesus dengan imbalan tiga puluh keping perak. Bukankah dengan cara seperti itu banyak pengikut Kristus dengan iming-iming: pangkat, kekayaan atau seorang anak perempuan atau anak laki-laki, seorang Kristen rela meninggalkan Tuhan Yesus? - Alasan kedua mengapa Yudas rela menghianati Tuhan Yesus dan menukarkannya dengan tigapuluh keping perak adalah karena Yudas membiarkan hatinya dikuasai Iblis. Ada beberapa ayat dalam Alkitab yang menyatakan hal ini. Mari membaca Yohanes 13:1-2 yang tertulis demikian: Sementara itu sebelum hari raya Paskah mulai, Yesus telah tahu, bahwa saat-Nya sudah tiba untuk beralih dari dunia ini kepada Bapa. Sama seperti Ia senantiasa mengasihi murid-murid-Nya demikianlah sekarang Ia mengasihi mereka sampai kepada kesudahannya. Mereka sedang makan bersama, dan Iblis telah membisikkan rencana dalam hati Yudas Iskariot, anak Simon, untuk mengkhianati Dia. (Yohanes 13:1-2). Iblis menguasai hati Yudas untuk menyerahkan Tuhan Yesus kepada pemimpim-pemimpin agama Yahudi, beberapa kali tersirat dalam Alkitab, misalnya dalam Matius 26:14, Markus 14:10-11; dan Yohanes 6:70-71; 13:27 : Dan sesudah Yudas menerima roti itu, ia kerasukan Iblis. Maka Yesus berkata kepadanya: “Apa yang hendak kauperbuat, perbuatah dengan segera.”
Pembaca SRHI, Inilah cara yang paling sering digunakan Iblis untuk membuat pengikut Kristus meninggalkan Tuhan Yesus, yaitu menyerahkan hati mereka dikuasai iblis. Itu yang terjadi pada Ananias dan istrinya yang bernama Safira. Mereka membiarkan hati mereka dikuasai Iblis sehingga menipu Rasul Petrus, seperti tertulis dalam Kisah Para Rasul 5: 3-10. Tuhan menghukum mereka dan meninggal seketika itu juga. Jadi Pembaca SRHI Yang dikasihi Tuhan, marilah kita berdoa memohon kepada Tuhan untuk melindungi hati kita. Jangan membiarkan hati Anda dikuasai oleh Iblis.
(JET23102026)
Pokok doa SRHI GBIK
Jumat, 23 Oktober 2026
- Berdoa bagi keluarga-keluarga jemaat yang sedang bergumul secara finansial, agar mereka merasakan pemeliharaan Tuhan dan dikuatkan oleh komunitas gereja.
- Berdoa bagi kaum muda GBIK dan lulusan baru yang sedang mencari pekerjaan agar diberi ketekunan, hikmat, dan kesempatan yang baik.
- Berdoa bagi perekonomian nasional dan dunia usaha agar tetap stabil di tengah ketidakpastian ekonomi global, serta bagi para pekerja yang rentan terkena PHK agar Tuhan membuka pintu pekerjaan baru.
Pokok Doa untuk Cabang Sribhawono, Lampung Timur
- Berdoa untuk jemaat yang sedang sakit atau dalam masa pemulihan kesehatan agar Tuhan jamah sehingga dapat sembuh dan aktif kembali beribadah dan mengikuti kegiatan Gereja.
- Doakan kegiatan Gereja, baik Ibadah, Sekolah Minggu, Ibadah Doa, KPW dan Pelatihan Musik agar dapat berjalan dengan baik dan Jemaat diberkati.
- Doakan Sdr. Yosua Gura supaya Tuhan memberikan kesehatan dan hikmat dalam melayani Jemaat Cabang Sribhawono Lampung, serta memiliki semangat dan kuasa Roh Kudus untuk melakukan penginjilan.
