Beranda » Inspirasi Iman » Yehoshua Covenant – Umat Pilihan Allah

Yehoshua Covenant – Umat Pilihan Allah

Bacaan Alkitab, Senin, 26 Oktober 2026

Yohanes 3-5

“Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah yang demikian. Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.” (Yohanes 4:23-24).

Peristiwa pertemuan Tuhan Yesus dengan perempuan Samaria (Yohanes 4) merupakan sebuah peristiwa yang memberi makna mendalam bahwa keselamatan bukan hanya untuk orang Israel saja, melainkan juga bagi dunia (Goyim). Pertemuan ini seakan memberi pemaknaan berbeda mengenai umat pilihan (Am Segulah) yang sebelumnya hanya mengerucut kepada orang Israel saja atau pesemakmuran Ibrani (bangsa – bangsa lain yang percaya YHWH dalam perspektif PL) karena kita tau bahwa Israel dan Samaria tidak memiliki hubungan yang baik secara diplomatis maupun sosial sehingga jelas maksud Tuhan Yesus dalam pertemuan ini untuk menyadarkan umat Israel bahwa keselamatan bukan hanya bagi mereka saja, tetapi bagi dunia. Pertemuan antara Tuhan Yesus dengan perempuan Samaria yang dikenal sebagai Yehoshua Covenant juga merupakan sebuah langkah awal karya keselamatan yang nantinya akan membuat kita diberi identitas sebagai umat pilihan-Nya. Perluasan makna umat pilihan tidak mendegradasi makna aslinya karena Kitab Suci dengan jelas menjelaskan bahwa umat pilihan mengacu kepada manusia yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat sama seperti prinsip yang terdapat di Perjanjian Lama yaitu mereka yang percaya dan menantikan nubuatan Mesianik serta mengikuti YHWH. Oleh karena itulah maka semua orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat disebut sebagai umat pilihan. Rasa syukur sangat pantas kita sampaikan kepada Tuhan karena indentitas baru yang telah kita terima. Bahkan sudah sepatutnya seluruh hidup kita berorientasi kepada-Nya dan hanya untuk-Nya sebagai bentuk rasa syukur dan cinta. Rasa syukur patut kita aplikasikan dalam cara hidup yang mempermuliakan nama-Nya (1 Kor.10:31; Kol.3:17; Rm.12:2; 2 Petr.3:18) agar dunia dapat melihat sukacita sorga didalam kita. Karena seharusnya orang percaya dapat bertanggung jawab atas identitas yang diterimanya.

Dibagian awal telah dibahas secara garis besar mengenai identitas umat pilihan, namun akan sangat menarik jika kita membahas latarbelakang pemilihan bangsa Israel sebagai umat pilihan sampai akhirnya maknanya diperluas kepada kita secara mendetail, namun alangkah lebih baik hal tersebut dapat dibahas dalam Pendalaman Alkitab di KPW maupun acara gereja lainnya. Yang jelas pesan Firman Tuhan pada hari ini adalah bahwa sebagai orang percaya yang mendapatkan identitas baru sebagai umat pilihan perlu bertanggung jawab atas identitasnya dengan cara mempraktikkan gaya hidup sorga. 1 Petrus 2:9-10 dibagi menjadi dua bagian dimana bagian pertama penulis menyampaikan bahwa orang percaya memiliki identitas ilahi yaitu bangsa yang terpilih, imamat yang Rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah (Am Segulah – orang percaya) dan dibagian kedua penulis menjelaskan apa saja yang perlu dilakukan sebagai umat pilihan Allah yaitu untuk ‘… memberitakan perbuatan – perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib’. Sehingga jelas bahwa identitas yang dimiliki oleh orang percaya perlu dipertanggung jawabkan dengan cara pemberitaan – pemberitaan tentang Allah yang tentu dapat dilakukan dengan lisan maupun perbuatan.

Oleh sebab itu marilah kita dapat menjadi pribadi – pribadi yang dapat menyampaikan rasa syukur dengan benar sehingga kita didapati Allah sebagai pribadi yang bertanggung jawab atas identitas sorgawi yang kita miliki. “Identitas sebagai umat pilihan merupakan KTP Kerajaan Sorga. Bersyukurlah dan bergembiralah karenanya dengan cara hidup yang mempermuliakan nama-Nya.”

Tuhan Yesus memberkati

YG261026

Pokok Doa SRHI GBIK
Senin, 26 Oktober 2026

  1. Berdoa untuk kaum muda GBIK yang melayani ibadah dan persekutuan selama Pekan Pemuda supaya diberikan kesehatan, hikmat dan kerjasama yang solid.
  2. Berdoa untuk Jemaat yang terpilih menjadi ketua panitia dan organisasi GBIK tahun pelayanan 2027 supaya diberikan hati yang melayani dan rendah hati sehingga dapat melaksanakan tugas pelayanan dengan baik dan nama Tuhan dimuliakan.
  3. Berdoa untuk daerah-daerah di Indonesia yang memasuki musim hujan agar terhindar dari banjir, tanah longsor, dan bencana hidrometeorologi lainnya. Doakan juga BMKG, BNPB, relawan, dan petugas penanggulangan bencana agar siap siaga dan diberi perlindungan saat bertugas.

Pokok Doa untuk Cabang Sekadau, Kalimantan Barat

  1. Berdoa untuk pergumulan jemaat, kiranya Tuhan memberikan kekuatan, kesabaran dan jalan keluar bagi setiap permasalahan yang dihadapi oleh jemaat di Cabang Sekadau.
  2. Doakan proses Pembangunan Kanopi depan pintu masuk Pastori untuk menahan air hujan masuk rumah pastori.
  3. Berdoa untuk Pdt. Sebunbia beserta keluarga supaya diberikan kesehatan, hikmat dan kemampuan dalam melayani jemaat, serta terus setia dalam mengunjungi jemaat yang sudah lama tidak ke gereja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *