Bacaan Alkitab, Sabtu, 08 Agustus 2026 :
Aku akan memulihkan keadaan Yehuda dan Israel dan akan membangun mereka seperti dahulu: Aku akan mentahirkan mereka dari segala kesalahan yang mereka lakukan dengan berdosa terhadap Aku, dan Aku akan mengampuni segala kesalahan yang mereka lakukan dengan berdosa dan dengan memberontak terhadap Aku. (Yeremia 33:7-8)
Dalam kehidupan kita bisa mengalami pikiran yang membawa pada keadaan yang tidak menentu. Putus asa melihat keadaan yang terasa sulit, pelayanan ada tantangan yang dialami, kesehatan badan melemah karena dimakan usia, seolah di depan tidak harapan lagi. Bila kita mengalami seperti itu mudah berpikir bahwa sudah tidak ada harapan dan sudah berakhir. Ini bisa terjadi, bila kita mengalami kemunduran dalam kehidupan yang jauh dari Tuhan.
Mari kita baca Yeremia pasal 30-33 yang menyampaikan kepada pembaca SRHI, bahwa ketika bangsa Israel hidupnya jauh dari Tuhan bahkan menolak Tuhan, mereka mendapat hukuman dijajah bangsa Babel dan dibuang kesana. Yerusalem pada saat itu mengalami kehancuran akibat dosa-dosa bangsa Israel. Namun Kasih Tuhan justru menyampaikan janji pemulihan kepada bangsa Israel ketika Tuhan mendengar jeritan bangsa itu, agar mereka tidak mengabdi lagi kepada bangsa asing, tetapi hanya kepada Tuhan Allah mereka.
Dengan mengikat Perjanjian Baru Tuhan berjanji menyembuhkan, mengumpulkan kembali umat-Nya, bahkan memberi instruksi kepada Yeremia agar membeli sebidang tanah sebagai tanda bahwa masa depan masih ada.
Pesan ini mengajarkan bahwa keadaan saat ini bukanlah penentu akhir hidup kita. Allah sanggup membalikkan keadaan pada waktu-Nya. Pemulihan yang diberikan-Nya bukan hanya bersifat lahiriah, tetapi juga menyentuh hati. Melalui Perjanjian Baru yang digenapi di dalam Yesus Kristus, Tuhan mengampuni dosa, memperbarui hati, dan memberi pengharapan yang kekal.
Karena itu, jangan menyerah ketika doa belum terjawab atau ketika keadaan belum berubah. Tetaplah percaya, seperti Yeremia yang taat membeli tanah di tengah situasi yang tampak mustahil. Iman melihat janji Allah lebih besar daripada keadaan yang terlihat oleh mata.
Kiranya kita menjadi orang-orang yang terus berharap kepada Tuhan, hidup dalam pertobatan, dan setia melayani-Nya. Allah yang dahulu memulihkan Israel tetaplah Allah yang sama hari ini. Dia sanggup memulihkan kehidupan, keluarga, pelayanan, dan masa depan setiap orang yang datang kepada-Nya dengan iman. Kita mohon kepada Tuhan, ketika kita melihat keadaan yang sulit, agar untuk tetap percaya kepada janji-Nya.
Tuhan Yesus memberkati, Amin.
(MSN08082026)
Pokok Doa SRHI GBIK
Sabtu , 08 Agustus 2026
- Berdoa agar Tuhan menyertai seluruh rangkaian Acara Persekutuan Naomi, sehingga setiap persiapan, pelayan, pembawa firman, dan jemaat diberikan kesehatan, hikmat, serta sukacita..
- Berdoa untuk Ibadah besok Minggu agar setiap jemaat diberi hati terbuka menerima firman Tuhan, mengalami pembaruan hidup, serta nama Tuhan dimuliakan melalui seluruh jalannya ibadah.
- Berdoa untuk kondisi politik, kemanan dan perekonomian Indonesia supaya tetap hidup dalam damai, persatuan, keamanan, serta mengalami kemajuan dan kesejahteraan
Pokok Doa untuk BPW Pengharapan, Birinoa, Halmahera Utara
- Doakan sumber mata pencaharian Jemaat supaya Tuhan memberkati setiap pekerjaan atau usaha yang dilakukan Jemaat BPW Pengharapan Birinoa;
- Berdoa untuk kesatuan hati Jemaat supaya saling mengasihi dan saling memperhatikan sehingga menjadi gereja yang kuat dan memancarkan kasih Tuhan ditengah-tengah masyarakat sekitar.
- Berdoa untuk Pdt. Defretes Patty supaya Tuhan memberikan kesehatan, hikmat dan kemampuan dalam menggembalakan Jemaat serta dicukupkan dalam memenuhi keperluan hidup sehari-hari.

