Bacaan Alkitab, Kamis, 20 Juni 2026 :
Mazmur 104 – 106
Haleluya! Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. (Mazmur 106:1)
Bila kita membaca dengan seksama bacaan Mazmur hari ini ada tiga sisi yang penting dari karakter Allah. Allah tidak hanya sebagai pencipta yang sangat Agung, Allah juga membuat janji yang setia kepada yang diciptakan, serta Allah yang penuh belas kasihan kepada umatnya yang sering gagal dan jatuh dalam dosa.
Kita juga diajak untuk memandang alam semesta: langit, bumi, laut, darat, gunung, tumbuhan, binatang, dan manusia, yang semuanya berada dalam kedaulatan dan pemeliharaan Tuhan. Penciptaan yang sangat indah dan sempurna. Tidak ada satu makhluk hidup yang dapat hidup tanpa pemberian dari Tuhan. Ditengah kesibukan dan berbagai tantangan hidup yang dialami, kita sering melupakan bahwa setiap nafas yang kita hirup adalah anugerah dari Tuhan. Untuk itu kita layak hidup mengucap syukur setiap hari karena Tuhan memelihara hidup kita.
Dalam pembacaan Alkitab, bila kita melihat kebelakang dan mengingat bagaimana kasih kesetiaan Tuhan dalam sejarah memelihara umat Nya. Perjanjian Allah dengan Abraham, Ishak dan Yakub yang sudah mendapatkan kasih Allah. Perjalanan hidup mereka ada masa masa sulit seperti Yusuf dijual ke Mesir sebagai budak dan bangsa Israel diperbudak di Mesir, tetapi Tuhan tetap bekerja untuk melengkapi dan menggenapi rencana Nya. Pandangan manusia tidak dapat memahami mengapa Tuhan mengijinkan suatu kesulitan terjadi kepada umat-Nya.
Namun dalam Mazmur ini mengajarkan bahwa Tuhan tidak pernah melupakan anak anak-Nya. Ia bekerja bahkan melalui keadaan yang sulit untuk mendatangkan kebaikan menurut kehendak-Nya. Bahkan dari sisi lain menunjukkan bagaimana dari perjalanan umat Tuhan, berkali-kali Israel melupakan Tuhan, bersungut-sungut, memberontak, dan menyembah berhala. Mereka tidak menghargai kasih dan pertolongan yang telah Tuhan berikan. Namun yang luar biasa, setiap kali mereka bertobat dan berseru kepada Tuhan, Tuhan menunjukkan belas kasihan-Nya. Kasih setia Tuhan ternyata lebih besar daripada kegagalan manusia.
Sering kali kita pun seperti bangsa Israel. Kita mudah bersyukur saat keadaan baik, tetapi cepat mengeluh ketika menghadapi masalah. Kita dengan mudah melupakan pertolongan Tuhan yang pernah kita alami. Namun kabar baiknya adalah Tuhan tidak meninggalkan kita. Ia tetap membuka tangan-Nya bagi setiap orang yang datang dengan hati yang rendah dan mau bertobat.
Melalui pembacaan kitab Mazmur, Tuhan mengajar kita untuk memiliki tiga sikap hidup: bersyukur atas pemeliharaan-Nya, percaya kepada kesetiaan-Nya, dan hidup dalam pertobatan karena kasih karunia Nya. Perlunya kita hidup senantiasa dekat dengan Tuhan, penuh dengan ucapan syukur sebab Tuhan baik bahwa untuk selamanya kasih setia-Nya.
Tuhan Yesus memberkati. Amin.
(MS20062026)
Pokok Doa SRHI GBIK
Sabtu, 20 Juni 2026
- Berdoa untuk anak-anak sekolah yang sudah mulai liburan, kiranya mereka dapat mengisi hari liburnya dengan kegiatan yang positif.
- Berdoa untuk sarana dan prasarana yang digunakan untuk pelayanan di GBIK supaya selalu dapat berfungsi dengan baik. Doakan panitia dan pihak terkait diberikan hikmat dan semangat dalam menjaga dan merawat setiap sarana maupun prasarana tersebut.
- Berdoa untuk kondisi keamanan di Indonesia, khususnya di Jakarta dimana banyak pihak melakukan demonstrasi, kiranya mereka dapat menyampaikan aspirasinya dengan tertib dan damai.
Pokok Doa untuk Cabang Way Jepara, Lampung Timur
- Berdoa untuk mata pencaharian Jemaat, baik pekerjaan maupun usaha yang dilakukan supaya Tuhan memberkati sehingga segala kebutuhan jemaat dapat tercukupi;
- Doakan untuk proses pemasangan KwH Meter Gereja menjadi sosial dengan daya 5.500 VA.
- Doakan pelayanan dan kesehatan Pdt. Yulius Eko Imanuel dan Keluarga, kiranya Tuhan memberikan hikmat dan kemampuan untuk menggembalakan jemaat di Cabang Way Jepara, Lampung.
