Berdiri Ditengah Badai

Bacaan Alkitab, Senin, 22 Juni 2026
Mazmur 107-110

Pernahkah kita merasa lelah karena hidup ini rasanya seperti medan pertempuran yang tidak ada habisnya? Menghadapi tenggat waktu pekerjaan, konflik relasi, gosip yang menyakitkan, hingga kecemasan tentang masa depan yang terlihat tidak meyakinkan terkadang membuat kita merasa harus selalu “berdiri”, siap siaga, dan menyerang balik agar tidak hancur. Namun, di tengah hiruk-pikuk itu, Mazmur 110:1 datang dengan sebuah perintah yang sangat tidak biasa, bahkan terdengar kontradiktif: “Duduklah.”

Dalam budaya timur kuno, seorang raja hanya duduk jika perang sudah selesai. Namun di sini, Tuhan menyuruh kita duduk justru ketika musuh masih aktif menyerang. Ini adalah rahasia spiritual yang dalam dan memiliki makna indah didalamnya yaitu kemenangan kita tidak dimulai dari seberapa keras kita berusaha dan berjuang, melainkan dari seberapa penuh kita berserah.

Tuhan tidak menyuruh kita bersembunyi di pojokan, melainkan duduk di “sebelah kanan-Nya” diposisi otoritas, perlindungan, dan kedekatan yang karib. Duduk di sini berarti sengaja memindahkan fokus kita. Daripada menghabiskan energi menatap besarnya masalah, kita memilih diam dan menatap besarnya Tuhan.

Tumpuan kaki berarti musuh yang tadinya mengancam, akhirnya ditaruh di bawah kaki untuk menjadi tempat istirahat. Makna indahnya yaitu Tuhan tidak hanya akan menyingkirkan masalah kita, tetapi Dia akan memakai masalah tersebut untuk mendewasakan dan mengangkat posisi kita.

Duduk dengan kepala dingin bukan berarti pasif atau menyerah. Ini adalah kondisi di mana fisik kita boleh tetap bekerja keras melakukan bagian kita, tetapi hati kita beristirahat total karena tahu Tuhan sedang melakukan bagian-Nya.

Tuhan Yesus memberkati
YG220625

Pokok Doa SRHI GBIK

1. Berdoa untuk Jemaat yang sedang mengandung, kiranya janinnya bertumbuh sempurna dan pada saatnya dapat melahirkan dengan lancar.

2. Doakan acara Camp Gebyar Anak Ceria yang dilaksanakan mulai hari ini tanggal 22 – 24 Juni 2026 di Sentul supaya dapat berjalan dengan baik dan lancar, cuaca baik dan semua peserta dalam keadaan sehat dan penuh sukacita.

3. Berdoa untuk kerukunan antar gereja di Indonesia. Doakan supaya antar denominasi tidak saling menyalahkan walaupun memiliki doktrin yang berbeda.

Pokok Doa untuk Cabang Sribhawono, Lampung Timur

1. Berdoa untuk Ibu Rawuh yang merupakan seorang janda dan memiliki anak berkebutuhan khusus, kiranya Tuhan berikan kekuatan, kesehatan dan berkat yang cukup. Doakan kerinduannya untuk merenovasi rumah yang saat ini sudah tidak layak huni.

2. Berdoa supaya semua jemaat dapat sehati sepikir dan saling memperhatikan sehingga Gereja semakin bertumbuh.

3. Doakan pelayanan Sdr. Yosua Gura supaya diberikan kesehatan, hikmat dan kemampuan dalam menggembalakan Jemaat Sribhawono Lampung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *